Madinah biasanya membutuhkan dua hingga tiga hari untuk mencakup situs spiritual dan bersejarah utamanya dengan nyaman tanpa terburu-buru. Berikut rencana tiga hari yang disarankan untuk pengunjung pertama kali.

Hari pertama: jantung Madinah

Setelah tiba dan menetap di hotel, langsung menuju Masjid Nabawi untuk menunaikan salat pertama Anda di sana. Pastikan Anda telah memesan slot kunjungan Rawdah terlebih dahulu melalui aplikasi Nusuk — ini wajib, dan masuk tidak memungkinkan tanpa izin sebelumnya. Setelah itu, pindah ke pemakaman Jannat al-Baqi yang berdekatan dengan masjid, tempat banyak keluarga dan sahabat Nabi dimakamkan, dan tutup hari dengan salat lagi di masjid.

Hari kedua: situs bersejarah dan masjid

Alokasikan hari ini untuk mengunjungi Masjid Quba, masjid pertama dalam Islam, lalu Masjid al-Qiblatain yang berdekatan, tempat arah salat beralih dari Yerusalem ke Ka'bah. Tambahkan singgah singkat di kompleks Tujuh Masjid, situs bersejarah Perang Khandaq, sebelum mengakhiri hari dengan salat di Masjid Nabawi.

Hari ketiga: Gunung Uhud dan refleksi

Pada hari terakhir Anda, menuju Gunung Uhud dan Bukit Pemanah, tempat Anda bisa berdiri di puncak bukit dan memandangi medan perang bersejarah, lalu mengunjungi Pemakaman Syuhada untuk memberi penghormatan. Tutup perjalanan Anda dengan salat terakhir di Masjid Nabawi sebelum berangkat pulang.

Catatan penting

Memesan slot Rawdah melalui aplikasi Nusuk bersifat wajib, dilakukan dengan mendaftarkan detail paspor dan memilih waktu yang tersedia. Sebaiknya selesaikan langkah ini jauh sebelum bepergian untuk menghindari penundaan di hari pertama.